RINDU BUTA
Melihat fotomu masa kini, ingatan tiga tahun lalu memelukku. Semuanya begitu sempurna, kita saling berbagi cerita dalam tarian kehidupan.
Jam-jam yang terbuang tak wajar karena bersamamu, itu membuatku bahagia.
"Aku ingin selamanya seperti ini," bisikmu. Kupu-kupu di perutku menari dalam kegembiraan, siap menetas menjadi kisah baru.
Namun, aku sadar bahwa benang itu sudah putus. Meski sulit, aku harus membiarkan bayangan parasmu dan kenangan kita melebur dalam senyap.
Dulu kupikir kita saling mencintai layaknya Antony dan Cleopatra, tapi ternyata hanya aku yang merasakan getaran cinta ini.
Kini, saatnya aku membiarkan diriku merajut benang baru, menyanyikan lirik yang tak lagi mencatat namamu.
Komentar
Posting Komentar